Pati, LintasPantura – Setelah memperingati hari Santri Nasional Bupati Pati H.Haryanto bertolak menuju kecamatan Pucakwangi tepatnya di Ds Lumbungmas. Kehadiran Haryanto tak lain untuk melaksanakn serah terima dan bimbingan teknis Generator Ozon (D’ozone), D’Ozone merupakan inovasi perguruan tinggi dengan tema industri berbasis teknologi plasma untuk pangan.
Generator Ozon diberikan kepada Desa Lumbungmas, Kecamatan Puncakwangi, Ini merupakan peralatan pasca panen guna memperpanjang waktu simpan produk hortikultura karena Kabupaten Pati memiliki slogan “Pati Bumi Mina Tani”.
Generator Ozon sendiri bekerja dengan cara pencucian dan penirisan menggunakan air ber’ozon sehingga dapat menghilangkan jamur, bakteri, dan pestisida yang bisa memicu dengan cepat proses pembusukan produk pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Mokhtar Efendi menyatakan, produk hortikultura sayuran mempunyai karakteristik mudah rusak sehingga memerlukan penanganan pascapanen yang khusus supaya tahan lama.
“Untuk menjaga produk hortikultura yang berkualitas dengan mutu yang baik, segar dan aman konsumsi, perlu upaya penanganan yang baik dan konsisten mulai dari panen hingga sampai ke tangan konsumen,” jelas Mokhtar Efendi.
Ia pun mengingatkan bahwa penanganan pasca panen yang buruk akan membuat nilai jual menurun dan bahkan tidak layak jual. “Biasanya tingkat kerusakan mencapai 20–30 % sehingga pendapatan yang diterima petani mengalami penurunan”, pungkasnya.
Sumber: http://lintaspantura.id/generator-ozon-solusi-perpanjang-waktu-simpan-produk-hortikultura/